Connect with us

Website

Pengertian hosting dan contohnya

Andi Saefulrohman

Published

on

Pengertian hosting dan contohnya 15

Mengenal Hosting

Ketika anda memutuskan untuk membuat website profesional maka ada dua komponen paling utama yang akan anda butuhkan yaitu domain dan hosting. Untuk penjelasan mengenai domain anda bisa lihat disini, pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi seputar pengertian hosting dan contohnya, dan ini wajib anda ketahu sebelum membuat sebuah website

Apa itu hosting website ?

Jika website di ibaratkan sebagai sebuah rumah, dan domain sebagai alamatnya, maka hosting bisa diibaratkan sebagai tipe dari rumah tersebut.

Rumah yang lebih besar tentu beda dari segi kapasitas dan biaya perawatannya, semakin besar rumah tersebut, maka biaya pengeluarannya pun semakin besar, begitu juga dengan hosting

Secara teknis, hosting merupakan server komputer besar yang terus menerus terhubung dengan jaringan internet, dengan kata lain, ketika anda memutuskan untuk menyewa sebuah hosting, itu artinya anda sedang menggunakan sebuah server dari sebuah perusahaan. Dimana server tersebut untuk menyimpan berbagai macam data mulai dari website hingga media di dalamnya.

Dan akhirnya karena server ini terus menerus terhubung dengan internet, maka user pun bisa mengakses website anda tanpa gangguan. Hosting mati maka website pun ikut mati (tidak bisa diakses)

Kok di sewa?

Ya, karena memang membangun server dan mengelolanya memerlukan SDM yang tidak sedikit, dan tentu saja anda akan lebih memilih untuk menyewa hosting dengan biaya yang lebih terjangkau, daripada harus membangun server sendiri, yang itu tidak mengeluarkan biaya yang sedikit

Jadi memang untuk hosting, anda harus menyewanya minimal satu tahun dan untuk hosting yang berkualitas anda akan membayar sekitar Rp. 1jt per tahunnya

Namun tentu saja, server atau hosting hanyalah suatu alat untuk menyimpan data saja, dan disinilah peran anda sebagai host (tuan rumah) untuk mengatur apa yang harus tersedia dalam website anda.

Anda harus siap untuk menahan serangan virus, menjaga website terus prima, dan lain sebagainya

Berbagai jenis hosting dan pengertiannya

1. Hosting gratis

Pengertian hosting dan contohnya 16

Seperti namanya, hosting gratis ini memungkinkan anda untuk membuat website tanpa dipungut biaya sepeserpun, anda tinggal daftar, dan saat itu juga anda sudah mempunyai website sendiri

Salah satu hosting gratis yang paling terkenal, adalah
wordpress.com, cocok untuk membangun blog pribadi
Blogger.com, cocok untuk membuat blog pribadi yang ingin dimonetize, misal mendapatkan adsense
weebly.com, cocok untuk pembuatan toko online
wix.com, cocok untuk pembuatan toko online dan perusahaan

Salah satu kelemahan dari hosting gratis, adalah anda akan memakai sub domain dari hosting tersebut misal
namaanda.blogspot.com
bisnisanda.wordpress.com
selain itu juga, fitur-fitur yang disediakan juga sangat terbatas, maklum namanya juga gratisan hehe

2. Shared hosting

 

Merupakan jenis hosting berbayar yang paling umum dan sering digunakan, hosting jenis ini merupakan solusi yang tepat untuk para pebisnis yang baru merintis, atau bagi anda yang membuat blog pribadi.

Kenapa menjadi solusi yang tepat, karena shared hosting adalah sebuah server yang disediakan oleh penyedia hosting, dimana di server tersebut, disimpan beberapa website pelanggan lain secara bersamaan, sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah

Shared hosting bisa diibaratkan seperti sebuah rumah, yang memiliki beberapa kamar dengan hanya memiliki satu dapur, dimana kamar tersebut disewakan, dan otomatis setiap penyewa, harus bergantian dalam menggunakan dapurnya.

Jadi, shared hosting memang memiliki harga sewa yang cukup terjangkau, tapi ia memiliki keterbatasan. Karena banyak pengguna dalam satu server, kinerja server bisa menjadi sedikit terhambat, seperti website menjadi lemot pada waktu-waktu tertentu. (Biasanya karena terjadi aktifitas traffic yang tinggi, di website klien yang lain)

Tapi bagi anda yang baru memulai dalam membangun blog, dan jumlah pengunjung situs juga masih belum besar, juga biaya yang masih sangat terbatas, maka shared hosting, bisa menjadi langkah yang tepat untuk anda.

3. Reseller Hosting

Sama pengertiannya seperti reseller pada umumnya, Reseller hosting berarti hosting yang bisa dijual kembali atau di jasakan ulang kepada user baru.

Tipe hosting ini, sangat cocok untuk anda yang ingin membuka jasa pembuatan website beserta hostingnya, karena provider hosting akan melabeli ulang hosting yang disediakan sehingga bisa memakai nama perusahaan anda.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan ketika kita anda menjual hosting, selain anda akan dilihat lebih profesional karena memiliki hosting sendiri, anda juga bisa mengatur keuntungan yang didapatkan, karena paket dan kebutuhan, semuanya anda yang ngatur

Namun tentu saja, untuk menjadi reseller hosting ini, diperlukan biaya yang lumayan mahal, sekitar 200rbu-1,5juta/bulannya, namun jika anda berminat anda bisa mencobanya ya

4. VPS Hosting

Pengertian hosting dan contohnya 17

Jika dalam shared hosting, server yang anda miliki akan dibagikan dengan klien yang lain, sehingga untuk sumber daya akan terbagi, maka berbeda dengan VPS hosting

Untuk VPS hosting ini, anda masih berbagi server dengan klien yang lain, tapi perbedaan nya, anda akan diberikan partisi khusus yang bisa anda kelola sendiri, sehingga anda mendapatkan resource yang lebih dan tidak akan terganggu oleh aktivitas pengguna lain

VPS Hosting ini cocok untuk anda yang memiliki website dengan pengguna yang sudah cukup banyak, atau bagi anda yang memiliki bisnis menengah ke atas

Namun tentu saja, karena VPS Hosting ini, ibaratnya seperti ruangan anda sendiri, anda harus membayar lebih mahal dari shared hosting, dan anda juga harus memiliki kemampuan dalam mengelola server

5. Cloud Hosting

Cloud hosting merupakan hosting yang terus berinovasi tanpa henti, dan saat ini merupakan solusi hosting paling handal

Dalam pengertiannya sendiri, cloud hosting adalah sejenis hosting yang menggunakan berbagai macam server untuk menyeimbangkan load dan memaksimalkan uptime dari suatu website, sehingga ketika ada satu server yang gagal maka server yang lain tidak akan terpengaruh, dan tetap berfungsi secara optimal

Beberapa keunggulan cloud hosting yang bisa anda dapatkan adalah, downtime sedikit, resource sendiri atau bisa sesuai permintaan, dan juga anda membayar sesuai apa yang anda gunakan

6. WordPress Hosting

Nah kalau anda ingin fokus dalam membangun website berbasis wordpress, maka wordpress hosting adalah pilihan yang tepat bagi anda.

Secara teknis, wordpress hosting merupakan shared hosting yang dikhususkan untuk wordpress saja. Server yang digunakan juga sudah di setting khusus untuk wordpress, sehingga website anda bisa berjalan lebih cepat.

Server ini cocok untuk anda para pemula yang ingin fokus pada wordpress, juga memiliki harga yang hampir sama dengan shared hosting.

Kelemahannya sendiri, karena server ini hanya untuk wordpress saja, anda tidak bisa menginstall cms lain di server ini

7. Dedicated Hosting

Nah yang terakhir ada yang dinamakan dengan dedicated hosting. Kalau yang ini cocok untuk anda yang memiliki bisnis besar, dan penggunjung web yang sangat banyak.

Dedicated hosting berarti anda memiliki server fisik sendiri yang dikhususkan untuk website anda. Jadi hampir seperti server anda pribadi. Anda dapat mensetting server sesuai keinginan, memilih sistem operasi yang digunakan, dan banyak lagi lainnya.

Selain itu anda juga akan mendapatkan dukungan profesional dari penyedia hosting yang anda gunakan, kontrol penuh dan keamanan yang sangat tinggi.

Kelemahannya, tentu saja, biaya dedicated hosting ini sangat mahal dan anda harus memiliki pengetahuan mengenai manajemen server yang baik

Baiklah itu saja, penyampaian kami mengenai hosting, jika ada yang ditanyakan, silakan sampaikan saja pada kolom komentar di bawah ini. Salam Digital

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *